#2 – Mengapa kita belajar Ble’ek?

dalam bab ini, ble’ek adalah nama lain dari pikiran kekanak-kanakan kita, namun jangan di samakan dengan Peter Pan Syndrome ya.

baiklah, kita mulai dari yang sederhana
“bagaimana cara memasukkan gajah kedalam kulkas?”

70 persen pria dewasa yang menggunakan logika justru tidak bisa menjawab pertanyaan mudah ini
sebaliknya 70 persen anak-anak dengan mudah menjawab “tinggal buka pintunya, lalu masukkan gajahnya”

para dewasa menggunakan logika mereka bahwa “ukuran kulkas tak lebih dari 1x1x2 meter”
namun pertanyaan di atas tidak disebutkan ukuran pasti dari kulkas tersebut, bisa saja anda mengimajinasikannya menjadi kulkas berukuran 5x5x5 meter.

pertanyaan berikutnya “bagaimanakah cara memasukkan jerapah ke dalam kulkas?”
dalam hal ini ada dua jawaban, jika sebelumnya kita bisa menjawab pertanyaan tentang gajah, maka kali ini kita menjawab “keluarkan gajahnya dan masukkan jerapahnya”

lain halnya saat kita tidak menjawab pertanyaan pertama seperti itu, maka kita akan menjawab “buka pintunya dan masukkan jerapahnya” karena kita lupa masih ada gajah di dalam kulkas

dua pertanyaan di atas hanyalah sebagian kecil contoh pemikiran simpel kita, pemikiran kekanak-kanakan yang masih belum “di cemari” masalah yang jauh lebih kompleks.
menjawab pertanyaan aneh dengan logika anak kecil.
menyelesaikan masalah rumit dengan pikiran simpel kita.
berani mencoba?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s