Bahasa-bahasa “kita” #1

hari sumpah pemuda telah kita lalui, sumpah yang diucapkan para pemuda (zaman dulu) dan masih dirasakan pemuda (saat ini).
salah satu sumpahnya adalah “berbahasa satu, bahasa Indonesia”. Namun sadarkah kita, ternyata memang bahasa adalah hal yang bisa menyatukan umat manusia, mulai dari bahasa hati, bahasa lisan, bahasa tulisan, bahkan bahasa pemrograman (ngawur mode: on).
belakangan ini marak yang namanya bahasa alay (biasa ditulis @L4y, termasuk bahasa tulisan), namun jauh sebelum bahasa ini ditemukan, ada satu bahasa yang cukup populer dikalangan pemuda-pemuditahun 2000an, yaitu bahasa afa-afa, bahasa yang satu ini termasuk bahasa lisan, tapi ini bukan seperti bahasa alay, bahasa afa-afa digunakan seperti bahasa sandi lisan, misalnya:

sefelafamafat mafalafam dibacanya selamat malam

setelah bahasa ini punah, muncullah bahasa lisan pula, elo-gue, kayaknya sih serapan dari bahasa sehari-hari orang betawi, lalu bahasa ini perlahan memudar dan muncullah bahasa alay ditahun 2009an.

asal-usul bahasa alay kurang jelas, namun menurut perkiraan saya, bahasa alay terbentuk dari plat nomor kendaraan di negara barat, mereka pakai plat nomor huruf tanpa vokal, trus diganti deh dengan angka, misalnya:

m0b1l b4gus

namun pada kenyataan masa kini, bahasa alay adalah bahasa yang menggabungkan SINGKATAN, BESAR-KECIL HURUF, ANGKA, dan masih banyak lagi elemen yang dikemudian hari akan ditemukan (cieeh)
jadi bahasa alay adalah bahasa (tulisan) tersulit didunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s