Pelatihan Peningkatan Kinerja – Pengelola Bidang Kerohanian Agama Islam

Judulnya agak panjang ye.. memang acaranya juga Alhamdulillah sangat bermanfaat😀
Acara ini diadakan oleh rektorat dan bekerjasama dengan UAKI UB (kayaknya sih, soalnya mereka bilang gitu seh..hehe) di lantai 7 gedung FEB, jadi kami harus –males naik tangga– naik dari lantai 1 ke 7 dengan menggunakan Lift (lif)



kami masuk sedikit terlambat dan acara baru saja dimulai, acara ini dimulai dengan materi Manajemen Dakwah dan Spiritual Charging oleh Drs. Luthfi Fauzan, M.Pd
Beiau menjelaskan cara-cara berdakwah, sasaran, dan solusi yang ditawarkan pada subjek. beliau juga menceritakan cara dakwah nabi Ibrahim ‘alaihissalam, nabi Ibrahim dikisahkan dalam pencarian Tuhan (namun di kisah ini bukan pencarian Tuhan, melainkan cara berdakwah), beliau masuk dan berbaur di golongan penyembah matahari dan mematahkan matahari bukanlah Tuhan, lalu beliau masuk dan berbaur ke golongan bulan dan mematahkan bahwa bulan bukanlah Tuhan, dan begitu seterusnya.

menurut beliau, kita tak bisa langsung melawan atau mematahkan pandangan keliru secara langsung, paling tidak kita harus mendapat simpati dari si subjek lalu bisa kita mematahkannya, maka tidak akan terjadi pertentangan, melainkan sebuah ‘shock therapy’

lalu pada materi kedua diisi oleh Prof. Dr. Abdul Hakim, M.Si dari Fakultas Ilmu Administrasi UB dengan bahan Leadership-nya, beliau bisa mengendalikan suasana menarik di dalam ruangan, bahasa yang digunakannya cukup rapi tapi tidak membosankan.


salah satu gambar yang saya suka

beliau juga berpendapat bahwa seorang PEMIMPIN harus bisa BUAT PERUBAHAN, tentunya ke arah positif

setelah materi kedua, kami Ishoma, dan lagi-lagi harus naik LIF berkapasitas 8 orang ke lantai 1 untuk sholat dhuhur di SC, dan kami mendapat MAKAN SIANG, ini acara yang saya suka


lauknya banyak, nasinya sedikit😦

okeh, kita lupakan lauk yang banyak, saat sudah Ishoma, kita balik lagi ke lantai 7 dengan menggunakan LIF.
materi selanjutnya diisi oleh Bapak Suryadi, begitulah yang ditulis di booklet.
materi kali ini sangat menarik, beliau berbicara komunikasi dakwah.
beliau berkata bahwa cara komunikasi sangat urgen dalam berdakwah, kita tak boleh asal-asalan atau malah sasaran dakwah kabur.

hal yang paling menarik saat beliau berbicara mengenai KNOW YOUR AUDIENCE, menurut beliau, dengan cara itu kita bisa menguasai sasaran dakwah. beliau juga mengajarkan STYLE IS #1 tapi tentunya diikuti oleh skill yang harus selalu kita Upgrade.

beliau berpendapat bahwa pada awalnya orang akan melihat kita dari cara berpakaian, lalu membangun opini untuk kita, dan percaya dengan apa yang kita ucapkan. Dalam booklet, nama beliau hanya ditulis nama-tanpa-gelar-akademis, benar saja, ternyata ada maksud dan tujuannya.
pada awalnya –untuk orang yang tidak tahu siapa beliau– mungkin akan bertanya-tanya atau berspekulasi dari penampilannya yang berbaju batik dan celana dril. eh, tak tahunya beliau adalah ahli komunikasi. –dengan ini saya terhitung telah tertipu satu kali–

beliau bercerita pengalamannya di S2 saat berhadapan dengan pembimbing tesis yang killer, beliau mendatangi rumahnya hingga 7 minggu dan baru bertemu saat akhir.
dalam 6 minggu, beliau hanya bertemu pihak keluarga dan me-REPETISI perkataan, yaitu SURYADI-BIMBINGAN-TITIP SALAM.

“saya SURYADI, BIMBINGAN tesis bapak, TITIP SALAM ya” begitulah kira-kira yang beliau ucapkan.

dan saat minggu terakhir beliau sudah dikenal dengan ramah oleh pembimbingnya.

pada akhir sesi, beliau juga berkata bahwa beliau adalah ketua ARIMATEA (Advokasi Rehabilitasi Imunisasi Aqidah Terpadu Efektif & Aktual) Malang. Kata teman saya, beliau ini orang yang sama yang diundang di acara Al-Hadiid yaitu pelangi 2009, dua tahun lalu, yang menipu peserta dengan berpura-pura menjadi orang atheis.
–dan ini saya hitung saya sudah ditipu 3 kali oleh Pak Suryadi–

Materi inilah yang membuat mata saya tetap terbuka. Materi yang sangat menyenangkan dan jarang bisa saya dapat. Setelah itu kami Coffee Break, dengan artian sesungguhnya, saya gak dapet kopi😦

sehabis sholat di lantai 2, saya dan teman saya balik ke lantai 7, pemandangannya cukup bagus di atas sana

setelah itu kita balik ke materi yang diberikan M. Sa’rul Luthfi sebagai ketua UAKI UB
dan selesai –maaf, saya gak begitu paham untuk materi ini, saya cuma baca bookletnya saja :D–

yeah, itulah sebagian cerita saya, gimana ceritamu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s