Don’t judge the book by the cover. REALLY?

Bismillah. . .
“don’t judge the book by the cover”
“jangan melihat buku dari kovernya saja”

Ungkapan ini sangat sering kita dengar, mungkin hampir setiap hari, secara konotasi maupun denotasi.
Jangan melihat buku dari kovernya saja, kebanyakan yang dimaksudkan adalah jangan melihat seseorang dari penampilannya saja.

Biasanya, biasanya. ungkapan diatas keluar lebih banyak tertuju pada mereka yang –maaf– penampilannya amburadul, dandanannya seronok. Namun semestinya, orang yang berpenampilah baik, elegan, dan sopan sekalipun tidak terlepas dari ungkapan diatas.

Memang manusia mendapatkan 80% informasi dari apa yang dilihatnya, namun juga tidak terlepas dengan panca indera yang lain. Kita memang tidak boleh mendeskripsikan seorang terlalu dini, terlalu terburu, kita juga harus melihat kelakuannya bahkan kalau perlu pola pikirnya.

Jika ungkapan diatas boleh kita memaknai secara konotasi maka kita juga boleh memaknai secara denotasi.
Sekarang, bayangkan ada sebuah buku dengan gambar seperti ini

apakah kita bisa mengambil gambaran atau sekedar berprasangka isi dari buku ini adalah buku religi?
saya rasa tidak demikian.

sekarang bagaimana dengan kover buku seperti ini?

Apakah kita juga akan berprasangka bahwa ini adalah buku yang seronok? buku yang –maaf– porno?
bisa jadi, tapi tidak semua berpikir demikian, sebagian besar dari kita akan menganggap buku ini berisi hal positif (sudut pandang positif pada umumnya)

Seperti inilah pentingnya penampilan, mengeluarkan kesan pada pandangan pertama, setidaknya setelah orang-orang membacanya.
Setidaknya ada hal yang menarik dari sebuah buku yang orang mau menyentuh dan membukanya tanpa rasa malu atau sungkan, bahkan bangga untuk membeli dan membacanya.

maka jadikanlah penampilan kita menarik bagi orang lain, biarkan mereka menemukan ‘kover’ baik kita, tentunya juga diikuti dengan perilaku yang baik dan menarik bagi sesama, biarkan orang membaca perilaku baik kita, jangan membuat orang menjadi antipati kepada kita hanya karena hal sepele, penampilan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s