Melf Sotivating – Selalu ada Jalan

Bismillah..
pernahkah teman-teman mendaki gunung yang tinggi?
kalo di jawa timur minimal Bromo lah, atau yang beruntung bisa mendaki gunung Semeru.
kalo dipikir-pikir, apa tujuannya?
foto foto?
jaman dulu nggak ada foto, lalu apa tujuannya?
itulah manusia. mereka selalu ingin hal-hal yang baru, meskipun sulit bahkan mungkin sesekali terlihat mustahil tapi mereka akan selalu mencoba.

Kemauan manusia itu keras, jika jatuh bangkit lagi, jika terperosok lari lagi.
ingat gak saat kita mulai belajar berjalan dulu?
kita mungkin nggak ingat, berapa kali kita jatuh?
yang terpenting lagi berapa kali kita bangkit?

galau itu boleh. ngedrop itu boleh. tapi jangan lama-lama. segeralah bangkit.
bukannya semakin tinggi keimanan seseorang maka ujiannya juga makin berat ya?
ujian tujuannya bukan melemahkan, melainkan untuk menguatkan.
jangan kira kamu sudah bilang “saya beriman” lalu nggak diuji lagi.
justru ujiannya makin dahsyat.

bikinlah satu pondasi kekuatan yang bisa kita gunakan berdiri lagi saat terpuruk.
macam-macam.
ada yang naruh berbagai kata motivasi ditempel di kamar.
ada yang naruh foto ortu di dompet.
ada juga yang dijadikan wallpaper di leptop.
ada yang beli buku motivasi sampai bertumpuk-tumpuk.
ada yang langsung curhat di sepertiga malam.
macem-macem deh.

teringat dulu saya diterima diberbagai jurusan. galau. saat itu masih duduk di MA dan gak tau apa itu kampus. apa itu SKS yang -ngeri sih lihatnya- totalnya 144.
apaan tuh 144 SKS? muke gile… ngeri deh.

lalu saya putuskan untuk istikhoroh. mencari jawaban dari Yang Maha Mengetahui. Mengetahui Sejarah dan masa depan makhluk-Nya.
ini salah satu pondasi saya. Istikhoroh. Allah nggak mungkin mengirim saya ke jurusan sekarang tanpa alasan.

Ortu juga pernah bilnag “kamu kuliah o. bukan buat nyari uang. selama halal kerja apapun boleh. kamu kuliah o buat nyari ILMU dan pengalaman.”
Ilmu. juga jadi pondasi saya. teringat saat dulu keguguran mata kuliah inti pararel di semester 2 akibat terlambat nyerahkan tugas dari dosen yang sebenarnya sudah kelar, sudah didepan rumahnya tapi ditolak, mengakibatkan terblokirnya mata kuliah inti yang lain.
saat itu saya bilang “yah paling enggak dapat ilmunya. toh tahun depan masih bisa diambil dan saya sudah punya bekal”
begitu juga mata kuliah yang diulang –bukan buka aib :D– dua kali dapat nilai buruk. dan sekali lagi “yang penting dapat ilmunya”
yah meski begitu ada mata kuliah bernilai bagus yang belum paham ilmunya😀

akhir semester tak berbeda jauh di awal semester. karena –maaf– ego dosen yang tidak mau mendengarkan penjelasan saya akhirnya skripsi yang sudah dikerjakan 80% terpaksa mengalami aborsi. Innalillahi..
SEKALI LAGI. yang penting dapat ilmunya😀

ortu juga bilang “calon skripsimu yang lama jangan dibuang, disimpen, paling nggak DAPAT ILMUNYA, siapa tau di masa depan butuh.”

Saat satu pintu tertutup pasti ada ribuan pintu lain terbuka.
tapi kalau kita cuma melihat pintu yang tertutup mana mungkin kita melihat pintu yang terbuka.
bangkit lagi. coba lagi. belajar lagi.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s