Kota-kota Yang Dibangun dengan Ilmu

Futuhat –proses perluasan wilayah islam yang bukan hanya bertujuan untuk menduduki tapi juga untuk menerangi, membuka (Fatah) daerah yang masih dilanda kejahiliyahan– Afrika Utara dilakukan sekitar 60 tahun, dari khalifah Umar bin Khaththab hingga khalifah Abdul Malik bin Marwan.

Salah satu latar belakang proyek Futuhat Afrika Utara (Al-maghrib) adalah karena Afrika Utara merupakan letak strategis secara geografis, ia terletak berhadapan langsung dengan Laut Tengah dimana seberangnya adalah kekaisaran Bizantium serta stategis secara politis karena rakyat kekaisaran Bizantium di daerah Afrika Utara sudah lelah dengan penguasa yang tiran serta penaklukan daerah Mesir merupakan ‘proyek satu paket’ dengan pembebasan daerah Syamar (Syam)

Futuhat juga berarti penyebaran risalah Islam, menyampaikan dan mengajak manusia agar menerima wahyu Allah sebagai pedoman hidup serta menjadikan petunjuk tersebut dalam kehidupan pribadi dan bermasyarakat, sehingga gerakan futuhat bukan saja gerakan politik dimana hanya pemimpin dan tentara saja yang turun tangan melainkan para ulama seperti Abdullah bin ‘Amr bin alAsh hingga Busr bin Artha’ah al’Amiri juga turut berperan serta. Dalam strategi futuhat, berdakwah kepada para pemimpin negara atau kepala suku untuk menerima ajaran Islam menjadi strategi utama dan gerakan militer selalu menjadi pilihan terakhir.

Ada sejarah muamalah yang menarik yang dilakukan salah satu pemimpin futuhat yaitu Hasan bin Nu’man alGhassani terhadap kaum nasrani, ia tidak menghancurkan tempat ibadah atau membunuhi para pemeluk agama lain, sebaliknya malah menjadikan Gereja Marcus di Iskandariyah Mesir sebagai refrensi agama nasrani. Gereja yang bisa diterima dan menerima kedua sekte Nasrani yaitu Katolik dan Ortodhoks dengan pertimbangan bahwa gereja pada saat itu menjadi salah satu sumber informasi dari luar negeri termasuk informasi politik dan informasi ekonomi, disamping itu juga mengubah simbol uang logam dinar dengan simbol Bani Umayyah dan mengubah tulisan menjadi “In nomine domini misericordis unius” dan “Un us deus nisi soinis alis” yang sekiranya jika diterjemahkan menjadi “Bismi Allah arRahman alIllah alAhad” dan “Wahdahu laa syarika lahu wa la Matsila lahu”.

Lain pemimpin, lain karya. Ialah ‘Uqbah bin Nafi’ alFihri yang berhasil menaklukkan dan membangun daerah Qayrwan, Zab, Constantine, Tilmsan, Ceuta, dan Tangier.
Qayrwan, kota di negara Tunisia ini didirikan oleh ‘Uqbah bin Nafi’ pada 50-55 hijriyah. Tata kota Qayrwan berdasarkan konsep Umar. Masjid (masjid uqbah) menjadi titik pusat berhadapan dengan kantor pemerintahan dengan dipisahkan oleh jalan diantaranya yang menjadi titik nol. Pusat kota dikelilingi oleh tanah kosong membulat kemudian komplek pemukiman dibangun berdasarkan kabilah mengitarinya. Fasilitas kota juga dipenuhi dengan kepentingan pendidikan, ekonomi, sosial, dan militer. Terdapat ladang peternakan yang luas untuk menggembala dan melatih kuda dan unta.

Tidak seperti sekarang, pembangunan komplek berdasarkan kabilah bukan untuk meredam ketegangan antar suku melainkan sebuah pendidikan dan aset untuk masa depan, karena sebuah komplek yang berisi satu kabilah pastilah masih berasal dari satu nasab yang sama sehingga dalam satu komplek tersebut seorang anak masih bertemu dengan anggota keluarga lain yang melindungi dan menyayanginya sehingga sang anak merasa aman dan pendidikan karakter anak dimulai saat itu juga.

Dengan keuntungan-keuntungan tersebut, kota yang dibangun didalam jarak qoshor dari pantai yang sekaligus menjadi garis depan merupakan kota yang strategis sehingga menjadikan Afrika sebagai bagian dari Darul islam, kota yang tidak boleh lagi ditinggalkan dengan alasan apapun dan harus direbut kembali jika diduduki musuh.

 

Wallahu’alam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s